Siang itu saya sedang beristirahat di ruang tengah sembari
memandang layar tv setelah menghabiskan waktu 3 jam bersama mesin cuci,
tiba-tiba aliran listrik menghilang dari sistem ketenagalistrikan rumah saya.
Awalnya saya kira meteran saya yang bermasalah seperti yang terjadi beberapa
bulan sebelumnya snamun kemudia saya mendengar teriakan tetangga yang juga
mengalami masalah yang sama, fix ini yang salah adalah sistem PLN.
Padamnya listrik juga diikuti mulai melemahnya sinyal yang
ditangkap oleh gawai saya siang itu, pertanda bahwa sistem UPS di BTS mereka
juga tidak berjalan baik. Tapi saya masih bisa menerima pesan masuk di WA. Dari
salah satu grup WA yang saya ikut, yang diisi oleh teman-teman yang banyak
bekerja di dunia listrik tanah air, saya mengetahui bahwa ternyata black
out terjadi di seluruh Jobodetabek, karena kami hampir semua
berdomisili disana. Meski demikan, rekan-rekan saya yang bekerja di sektor
ketenagalistrikan belum tau apa penyebab dan seberapah parah black out yang
terjadi.
Demi menghemat daya tersimpan di gawai dan juga karena sinyal yang
juga tidak ada, saya tidak lagi men-cek apa yang terjadi di dunia maya twitter.
Beberapa menit sebelum magrib, listrik mulai kembali mengalir di
Depok, saya memanfaatkan untuk mencari tau apa yang terjadi.
Yakni gangguan pada turbin gas di PLTGU Cilegon, Banten.
Serta gangguan pada transmisi SUTET 500 kV di Jawa Barat.
Selanjutnya, sebagaimana kejadian besar lainnya,
jagad dunia maya terutama twitter telah ramai dan sesak oleh ahli -ahli listrik
yang memang berkaliber dan maupun dadakan. Beramai-ramai mereka menyampaikan
opini yang terkadang sotoy dan out of contect. Bahkan katanya ada yang
memanfaatkan sebagai peluru kepada para pembenci PLTU Batubara.
Ada juga yang "nyombong" selamat dari
kegelapan karena makai pembangkit listrik tenaga surya, jika rekan penasaran
sila cek di laman pencarian
twitter.
Menurut kami ini adalah momentum besar bagi
energi terbarukan terutama energi surya yang dimanfaatkan dalam bentuk PLTS. Seharusnya, energi terbarukan dibicarakan oleh banyak orang dan
kemudian masyarakat ikut mendorong agar energi terbarukan dimanfaatakan secara
maksimal di kehidupan kita, sebagai pembangkit listrik misalnya. Semakin banyak
masyarakat yang sadar dan membicarakannya, tentu semakin baik.
Kesadaran masyarakat tentang kerusakan yang terjadi karena
perubahan iklim dan pentingnya penerapan energi bersih dan terbarukan merupakan
salah satu kunci sukses Jerman menjalankan transisi energinya. Banyak laporan yang menyampaikan bahwa masyarakat
Jerman mendukung dan mendorong pemerintahnya untuk menjalankan transisi energi
bersih termasuk rencana tidak memakai pembangkit listrik tenana nuklir
lagi. Hingga pada 2018 yang lalu, 38% kebutuhan listrik mereka disuplai oleh
pembangkit listrik dari energi terbarukan seperti surya, air, dan angin.
Bandingkan dengan Indonesia yang hanya menargetkan porsi energi terbarukan
sebesar 23% pada 2025 nanti.
Harus diakui bahwa sistem pemerintahan Indonesia dan Jerman
sangatlah berbeda. Di Indonesia sepertinya masyarakat masih belum terlalu
memainkan peran dalam intervensi kebijakan apalagi pada topik yang tidak
terlalu populis seperti energi terbarukan. Namun jika masyarakat bersatu dan
memberikan dorongan secara terus menerus, perubahan akan sangat mungkin
terjadi. Greta Thunberg dari Swedia adalah contohnya. Gadis kecil
tersebut melakukan mogok sekolah di setiap jumat dan menyampaikan uneg-unegnya
di depan parlemen Swedia karena kecewa terhadap orang dewasa yang lamban dalam
menangani perubahan iklim. Berawal dari aksi kecil namun berkelanjutan, saat
ini suara Greta telah menembus dinding parlemen tersebut dan menggema ke
seluruh dunia. Banyak anak mudah yang terinspirasi oleh kegigihannya dalam
mengatasi masalah yang rumit ini.
Perubahan untuk menyelamatkan Bumi, dengan menghentikan PLTU dan
menyebarluaskan energi terbarukan, dimulai dengan pemahaman oleh masyarakat
luas akan pentingnya hal ini. Dengan banyaknya masyarakat yang mengerti baiknya
energi terbarukan, rakyat secara bersama-sama banyak dapat meminta
pemerintah untuk membuat kebijakan yang mendahulukan energi terbarukan daripada
batu bara untuk listrik kita.
Semoga
monentum pamor baik energi surya nan bersih di kejadian #ListrikPadam padam, di
Pulau Jawa yang bikin geger se Indonesia ini, dapat terus belanjut dan membesar
ditengah masyarakat dan akhirnya Presiden RI mengambil langkah tegas agar
pembangkit listrik energi bersih ini dapat menjadi penyelamat kita dari krisis
iklim dan krisis energi ini.
| sumber dan pemilik gambar: liputan6.com |
No comments :
Post a Comment